Agenda

Tidak Ada Agenda yang Aktif.

Jajak Pendapat

Media apa menurut anda yang paling efektif untuk mensosialisasikan SIKN-JIKN ke seluruh Indonesia?




Saat ini tidak ada jajak pendapat yang aktif
Anda harus mengaktifkan fitur Cookie untuk menggunakan fitur ini

Jumlah Pengunjung

Keanggotaan Keanggotaan:
Pengguna baru terakhir Terakhir: Diki
24 Jam Terakhir 24 Jam Terakhir: 0
24 Jam Kemarin 24 Jam Kemarin: 0
Jumlah Pengguna Keseluruhan: 195

Orang yang Online Orang yang Online:
Pengunjug Pengunjung: 809
Anggota Pengguna: 0
Total Total: 809

Online Sekarang Online Sekarang:

Galeri

Berita

SOSIALISASI SIKN DAN JIKN DI PERPUSTAKAAN NASIONAL R.I.
20 Nopember 2014 09:03

Hubungan satu rumpun yang erat antara arsip nasional dan perpustakaan nasional di seluruh dunia semakin terasa dampaknya pada revolusi informasi di akhir abad kedua puluh. Munculnya arsip elektronik dan penerbitan elektronik serta perkembangan dan penggunaan yang cepat terhadap teknologi informasi menyajikan sebuah tantangan dan kesempatan yang bersejarah. Bagi perpustakaan nasional dan arsip nasional di abad World Wide Web, arsip elektronik dan publikasi elektronik serta permintaan kemudahan akses terhadap informasi semakin tinggi serta menjadi kebutuhan suatu masyarakat informasi (information society).

Di era elektronik ini, kedua lembaga mendapatkan kesempatan untuk melayani informasi kepada public selayaknya pusat informasi yang lengkap. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) harus memainkan peran kemitraan yang memadai dalam mendukung penyelenggaraan negara.Tugas PNRI yang erat dengan upaya mencerdaskan bangsa dan tugas ANRI yang dekat dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sangat tergantung dengan penyediaan informasi kepada publik.

[Abdul Rachman]
DIKLAT SIKN-JIKN DI KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
18 Nopember 2014 08:43

Kementerian Perhubungan, yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Badan Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan, menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Arsip Elektronik pada tanggal 10 s.d 14 November 2014. Diklat ini diikuti oleh 31 peserta yang berasal dari beberapa unit kerja di pusat dan daerah, seperti: Surabaya, Cilacap, Tegal, Medan, Papua, Manado, Bali, Makassar, dan Semarang. Salah satu materi diklat adalah SIKN dan JIKN. Penyampaian materi SIKN dan JIKN disampaikan oleh Kepala Bidang Penyajian Sistem Informasi Kearsipan (Dra. Desi Pratiwi, MIM) dan praktik yang dibimbing oleh Pranata Komputer Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi Kearsipan (Siwo Bayuaji, S.Kom). di Jalan Raya Parung Km. 26, Kemang, Bogor.

Peserta diklat yang berasal dari berbagai unit kerja tersebut tidak semuanya secara langsung bekerja mengelola arsip, sehingga mereka memerlukan pemahaman dan pengetahuan mendasar tentang konsep pengelolaan arsip. Setelah empat hari sebelumnya peserta diberikan materi dasar tentang pengelolaan arsip, peserta kemudian diberikan penjelasan tentang latar belakang pembangunan SIKN dan pembentukan JIKN pada tanggal 14 November 2014. Alur pendaftaran menjadi simpul jaringan dijelaskan secara rinci, hingga tugas dan wewenang pengguna SIKN dan JIKN. Peserta kemudian diberikan kesempatan untuk melakukan praktik, setelah mendapatkan notifikasi pesan singkat dan email yang telah didaftarkan, dengan cara masuk ke https://diklat.jikn.go.id.

[Armen Hasanudin]
BIMBINGAN TEKNIS DAN MAGANG LANJUTAN UNTUK PEGAWAI UNIT ARSIP INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
17 Nopember 2014 08:40

Dalam rangka mengimplementasikan SIKN dan JIKN serta meningkatkan kemampuan pengelola SIKN dan JIKN di lingkungan Unit Arsip IPB,Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi Kearsipan (Pusat Jibang SIK) ANRI menerima kunjungan satu orang pegawai Unit Arsip IPB pada tanggal 10 dan 11 November 2014, yaitu Ir. Anita Handayani. IPB merupakan salah satu dari 13 simpul jaringan pemula sejak SIKN dan JIKN diperkenalkan pada bulan September tahun 2013. Pada tanggal 24 September 2014 di Hotel de Rivier–Jakarta, IPB dan 11 simpul jaringan pemula yang lain mendapat penghargaan dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas partisipasi aktifnya dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN. Kedua belas simpul jaringan yang telah terdaftar tersebut adalah: ANRI, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, BPAD Provinsi Banten, Unit Kearsipan IPB, BPAD Aceh, Kantor Arsip Kabupaten Bantul, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Sukabumi, BPAD Kota Denpasar, BPAD Kabupaten Lamongan, BPAD Kabupaten Banyuasin, KPPDE Pemerintah Kota Cimahi, serta Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bogor. Saat ini,KPAD Kota Bukittinggi telah bergabung dan terdaftar menjadi simpul jaringan sejak tanggal 16 Oktober 2014, sehingga jumlah simpul menjadi 13 simpul jaringan.

[Erni]
WORKSHOP IMPLEMENTASI SIKN DAN JIKN TAHUN 2014
03 Nopember 2014 16:16

Workshop Implementasi SIKN dan JIKN tahun 2014 yang diselenggarakan pada tanggal 29–30 Oktober 2014 di Sunda Room Hotel de Rivier Jakarta, berlokasi di Jl. Kali Besar Nomor 44-46, Jakarta, diikuti oleh 55 peserta yang berasal dari Kementerian/Lembaga, pemerintahan daerah provinsi dan kabupaten/kota, perguruan tinggi negeri, serta ANRI. Pada kesempatan ini, Kepala Bidang Pengolahan Data Sistem Informasi Kearsipan (Drs. Muhammad Rustam) menyampaikan laporan penyelenggaraan workshop. Kemudian, workshop dibuka oleh Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi Kearsipan (Drs. Sumrahyadi, MIMS) yang dilanjutkan dengan pemaparan Kebijakan Penyelenggaraan SIKN dan JIKN.

[Abdul Rachman]
PENYERAHAN ARSIP PRESIDEN SBY KE ANRI
20 Oktober 2014 13:42

Suri teladan yang baik dan patut ditiru oleh pemimpin nasional mendatang dan pemimpin daerah telah diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyerahkan arsip kegiatan kenegaraannya selama dua periode pemerintahannya (2004-2014) kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada tanggal 17 Oktober 2014. Penandatanganan berita acara serah terima arsip Presiden ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara (Sudi Silalahi) dan Kepala ANRI (Mustari Irawan) di Istana Bogor. SBY bahkan menyatakan peristiwa tersebut layak menjadi tradisi sebagai bentuk system kerja administrasi modern pada sebuah negara yang modern, dan merupakan tanggung jawab kepala negara. Melalui dokumen Negara inilah masyarakat tahu hal-hal yang sudah dilaksanakan oleh pemerintahan selama ini, demikian selanjutnya disampaikan oleh SBY.

Selama ini, menurut Berita www.setkab.go.id, SBY telah memerintahkan jajaran stafnya dan memastikan semua arsip produk legislasi atau produk admnistrasi Negara selama pemerintahannya benar-benar terdokumentasi dengan baik. Rencana penyerahan arsip presiden ini diungkapkan oleh SBY saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet pada hari Jumat malam tanggal 8 Agustus 2014 di Istana Cipanas. SBY berharap penyerahan arsip Presiden dapat berlanjut di tingkat kementerian, gubernur, bupati, dan walikota. 

[Abdul Rachman]

Pameran Virtual

Media Sosial

Ikuti kami di Twitter: