Berita SIKN-JIKN

18
Apa yang harus dilakukan jika seseorang membutuhkan informasi arsip asli, autentik, dan utuh yang sudah berusia ratusan tahun? Atau, membutuhkan dokumen sahih tentang peraturan pemerintah tertentu yang sedang berlaku? Apakah memperolehnya bisa sama mudahnya?

Nah, dalam waktu dekat pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan PT. Telkom akan segera meluncurkan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) dan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN). Keduanya sengaja dibangun ANRI guna mewujudkan arsip sebagai tulang punggung manajemen penyelenggaraaan negara, memori kolektif bangsa, dan simpul pemersatu bangsa dalam kerangka NKRI.

JIKN merupakan website yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai informasi kearsipan dengan sangat mudah. Entah itu informasi arsip statis yang dikelola oleh lembaga kearsipan pusat dan daerah, maupun informasi arsip dinamis yang masih digunakan dan dikelola oleh kementerian/lembaga negara, pemerintahan daerah, BUMN, BUMD, serta perguruan tinggi sesuai amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. Pengelola arsip statis dan pengelola arsip dinamis tersebut dalam JIKN disebut sebagai simpul jaringan. Berbeda dengan JIKN, SIKN merupakan aplikasi yang digunakan oleh simpul jaringan untuk memasukkan informasi arsipnya dalam JIKN.

Uniknya, JIKN akan menyediakan informasi arsip secara utuh, autentik, serta lengkap dengan metadatanya. "Website ini dibangun agar masyarakat dapat mengakses informasi arsip secara lengkap, cepat, tepat, mudah dan murah, di mana pun berada," ujar Dini Saraswati, Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan, ANRI.

Manfaatnya tentu besar. Dini menjelaskan, seorang pengusaha misalnya, bisa dengan mudah mendapatkan informasi peraturan terkait bidang investasi di daerah tertentu, sebelum ia berinvestasi ke daerah itu. Atau, seorang peneliti bisa dengan mudah mendapatkan informasi arsip kuno untuk kebutuhan studinya. Semuanya bisa didaptkan melalui website www.jikn.go.id.

Selain itu, JIKN dan SIKN ternyata sangat bermanfaat bagi kementerian, lembaga pemerintah, dan pemerintahan daerah dalam mengelola arsip berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Juga, dalam hal saling berbagi informasi arsip antar mereka. Tak hanya itu, JIKN juga akan mempermudah instansi pemerintah menyediakan informasi kearsipan bagi masyarakat luas, sesuai amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam pengoperasiannya, SIKN dan JIKN menggunakan teknologi cloud computing. Teknologi yang juga digunakan oleh situs Facebook ini lebih efisien dan mudah dioperasikan. Simpul jaringan cukup memiliki komputer personal, koneksi Internet, scanner, lalu berlangganan data storage Telkom Cloud, dan mendaftar sebagai simpul jaringan di JIKN. "Tak perlu repot lagi memikirkan pengadaan serta pemeliharaan infrastruktur perangkat keras teknologi informasi seperti server, jaringan, maupun backup data," kata Dini.

Dini juga mengingatkan bahwa ibarat jaring, semakin banyak dan kuat simpul jaringannya akan semakin kuat jaring tersebut. Sama halnya dengan JIKN, semakin banyak simpul jaringan yang berpartisipasi aktif, akan semakin banyak informasi arsip yang tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat.


Baik informasi arsip autentik berusia ratusan tahun, maupun dokumen peraturan yang sedang berlaku, akan sangat mudah didapat, lewat website jikn.go.id.

 

 (Sumber : Majalah Tempo Edisi 20 - 26 Mei 2013)

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk mengirim satu.

Berikan Komentar

Hanya pengguna terdaftar yang bisa mengirim komentar