Berita SIKN-JIKN

Entries for 'erni'

23
LKPP dan Rencana Program Implementasi Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional  (SIKN dan JIKN)

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) merepresentasikan Government Procurement, sektor penting yang selama ini menjadi salah satu pusat faktor pertumbuhan ekonomi nasional dan oleh karennya sensitif terhadap isu-isu korupsi-kolusi-nepostisme. Tidak hanya akan menjadi sebuah benchmark dalam usaha-usaha pemerintah baru ini meyakinkan publik akan terjadinya perubahan dalam transparansi, akuntabilitas, fairness, dan eliminasi korupsi dalam politik dan ekonomi nasional, tetapi juga akan menjadi salah satu proyek pertaruhan pemerintah dalam pilihan kebijakannya , yang telah dijanjikan pada publik pemilihnya, tentang perubahan total dalam tata kelola pemerintahan yang melibatkan baik rekayasa organisasi-organisasi pemerintah, hubungan-hubungan politiknya, maupun implementasi teknologi dalam cara kerja pemerintah. Teknologi informasi dan komunikasi menempati posisi sebagai pioner dalam kebijakan ini. E-Procurement berdenotasi dengan LKPP.

Kebijakan nasional tentang E-Government dalam bentuk Peraturan Presiden memang baru sampai pada tahap uji draft. Tetapi potensinya dalam menciptakan peta jalan bagi misi ini dan dalam menciptakan tatanan teknologi (unifikasi, variasi dan kompatibilitas aplikasi dan jaringan) dalam visi ini, sangatlah besar. Sebagai antisipasi terhadap implementasi E-Government di atas, LKPP mengundang Arsip Nasional melalui Pusat SIKN dan JIKN untuk memberikan presentasi pada 14-15 Desember 2015 tentang Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional dan utilitasnya bagi kinerja lembaga yang berwenang dalam E-Procurement seperti LKPP ini: Dari sisi informasi kearsipan atas transaksi internal LKPP sebagai sebuah organisasi dan ekternal sebagai sebuah specific information system organisation dalam E-Procurement.

[Baca sisa dari artikel ini...]

25
WORKSHOP SIKN DAN JIKN BPAD PROVINSI BANTEN

Relatif masih muda- berdiri sendiri sebagai Pemerintah Provinsi dengan identitas kultural yang tersendiri dan melepaskan diri dari provinsi Jawa Barat melalui UU Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten- dan aggresif, Pemerintah Provinsi Banten segera memperkenalkan teknologi informasi dalam sistem administrasi pemerintahannya. Transfer Ibu Enong Suhaeti dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan ke dalam Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Banten adalah magnitude dari seluruh rencana transformasi administratif tata kelola pemerintahaan yang transparan dan akuntabel ini. Semua akan dimulai dari membangun set records management dan archival management dengan mengangkatnya pada derajat (archival) information system. Analisis kebutuhan teknologi dan proyek pioner sistem informasi kearsipan telah dilakukan sejak setahun ini. Dalam 2016, bersama selesainya pengaturan sumber daya manusia dan pranala pusat sistem informasi kearsipan daerah ke dalam tiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), sistem informasi kearsipan daerah ini akan terkoneksi dengan Sistem Dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional yang berada di Arsip Nasional Jakarta.

Demikianlah BPAD provinsi Banten pada 16 sampai dengan 19 November 2015 minggu lalu mengadakan kegiatan workshop SIKN dan JIKN tahap I di hotel Sari Kuring Indah yang teduh di pinggir jalan Raya Serang Kilometer 3 Cilegon. Melibatkan peserta dari 50 SKPD, workshop tidak selamanya harus berpusat pada akuisisi pengetahuan teknis-pragmatis operasi sistem dan jaringan tetapi juga ide dari keduanya. Maka sebelum jam-jam pragmatik marathon diisi dengan olah-praktik mengelola dan bekerja dengan sistem dan jaringan, tiga pembicara dari Arsip Nasional secara simultan memberikan kepada kelas workshop pengetahuan archival and information theory SIKN dan JIKN (Muhamad Rustam), metadata (Satimin), aplikasi dan infrastruktur sistem dan jaringan SIKN dan JIKN (Benhard Malau).

[Baca sisa dari artikel ini...]

10
PENDAMPINGAN TERHADAP CALON SIMPUL JARINGAN PENERIMA STIMULAN

Dalam rangka persiapan kegiatan pemberian stimulan kepada 21 (dua puluh satu) instansi, Pusat SIKN dan JIKN telah melakukan pendampingan terhadap beberapa instansi penerima stimulan. Pemilihan penerima stimulan merupakan tindak lanjut dari kegiatan Workshop SIKN dan JIKN tanggal 19-20 Agustus 2015. Kriteria pemilihan tersebut berdasarkan atas kesediaan instansi untuk menerima stimulan (bebas biaya sewa storage online) sebesar 150 GB selama 4 (empat) bulan dari ANRI pada tahun 2015 dan bersedia mengupayakan anggaran sewa storage pada tahun 2016 serta berperan aktif dalam memasukkan data maupun informasi kearsipan pada aplikasi SIKN dan menyajikannya pada website JIKN.

Kementerian/Lembaga (K/L) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang telah mendapatkan pendampingan/magang adalah Kementrian Pertanian berjumlah 3 (tiga) orang, Universitas Lampung berjumlah 2 (dua) orang, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berjumlah 4 (empat) orang, Lembaga Administrasi Negara (LAN) berjumlah kurang lebih 30 orang. Dan akan menyusul instansi-instansi lainnya dalam waktu dekat ini. Peserta magang tersebut adalah staf dan pejabat struktural/ pejabat fungsional tertentu.

[Baca sisa dari artikel ini...]

04
SOSIALISASI SIKN DAN JIKN TAHAP II

Pada hari Kamis, tanggal 28 Mei 2015, Pusat Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional telah menyelenggarakan Sosialisasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN dan JIKN) Tahap II bertempat di Ruang Soemartini, Gedung A lantai 2, Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia, yang berlokasi di Jl. Ampera Raya No.7, Jakarta Selatan. Tema Sosialisasi SIKN dan JIKN Tahap II Tahun 2015 adalah “Kemudahan, Kecepatan, Kenyamanan dan Keamanan Terhadap Akses Informasi Kearsipan”. Peserta Sosialisasi SIKN dan JIKN Tahap II berjumlah 50 orang yang berasal dari Kementrian/Lembaga, Perguruan Tinggi Negeri, dan BUMN.

Maksud di selenggarakan Sosialisasi SIKN dan JIKN Tahap II tahun 2015 ini adalah untuk: a. Menyebarluaskan informasi penyelenggaraan SIKN dan JIKN kepada masyarakat; b. Menyampaikan pesan kepada Simpul Jaringan yang dituju atau ditargetkan; c. Menarik perhatian Simpul Jaringan dengan pesan yang tepat dan akurat; serta d. Memberikan pemahaman secara jelas terhadap penyelenggaraan SIKN dan JIKN. Tujuannya adalah agar SIKN dan JIKN dapat tersosialisasikan dan dapat dipahami manfaatnya oleh simpul jaringan sehingga layanan informasi kearsipan kepada publik dapat ditingkatkan.

[Baca sisa dari artikel ini...]

02
BIMBINGAN DAN KONSULTASI LANJUTAN UNTUK BPAD PROVINSI BANTEN

Pada tanggal 26 Februari 2015 bertempat di Ruang Rapat Gedung C lantai 8, Pusat Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional ANRI menerima kunjungan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten. Wakil dari BPAD Provinsi Banten yang berkunjung adalah Wati Surya K, Rahmat H, Denny I, Ade S, Budi S, dan Hendra H. Tujuan utama pada kunjungan kali ini dalam rangka bimbingan konsultasi pengelolaan SIKN dan JIKN di lingkungan BPAD Provinsi Banten, dan untuk koordinasi kegiatan yang akan diselenggarakan BPAD Provinsi Banten pada tahun anggaran 2015 berupa kegiatan Workshop SIKN dan JIKN dan kegiatan magang aplikasi SIKN dan JIKN.

Pada acara kunjungan bimbingan dan konsultasi tersebut, Drs. Muhammad Rustam memberikan penjelasan tentang manfaat SIKN dan JIKN, penerapan aplikasi SIKN dan JIKN, keterbukaan informasi publik, cloud computing, dan beragam informasi lain yang terkait dengan pengelolaan aplikasi SIKN dan JIKN, diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan dari tim BPAD Provinsi Banten sebagai salah satu simpul jaringan

[Baca sisa dari artikel ini...]

07
UNIT ORGANISASI ANRI YANG BARU:  PUSAT SISTEM DAN JARINGAN INFORMASI KEARSIPAN NASIONAL

Restrukturisasi organisasi ANRI ke arah yang tepat diperlukan seiring dengan perubahan lingkungan strategis, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Penataan ulang struktur dan unit-unit organisasi ANRI dilakukan untuk mencapai postur organisasi yang right sizing dalam rangka mewujudkan organisasi birokrasi yang profesional, efektif dan efisien dalam melaksanakan fungsi dan tugas pokoknya. Dengan struktur kelembagaan yang baru, ANRI diharapkan mampu merespons dinamika kebutuhan masyarakat, khususnya kemudahan akses informasi kearsipan, seiring dengan menguatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas kinerja dan transparansi pemerintah.

Pada hari Jumat, tanggal 5 Desember 2014 sebanyak 86 pejabat pada struktur organisasi ANRI yang baru,berdasarkan Peraturan Kepala ANRI Nomor 14 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Arsip Nasional Republik Indonesia, dilantik oleh Kepala ANRI. Struktur organisasi ANRI yang baru. Perubahan unit organisasi terjadi pada Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi Kearsipan, yang bertugas dan berwenang dalam pengembangan SIKN dan pembentukan JIKN, menjadi Pusat Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (selanjutnya disingkat Pusat SIKN dan JIKN).

[Baca sisa dari artikel ini...]

17
BIMBINGAN TEKNIS DAN MAGANG LANJUTAN UNTUK PEGAWAI UNIT ARSIP INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)

Dalam rangka mengimplementasikan SIKN dan JIKN serta meningkatkan kemampuan pengelola SIKN dan JIKN di lingkungan Unit Arsip IPB,Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi Kearsipan (Pusat Jibang SIK) ANRI menerima kunjungan satu orang pegawai Unit Arsip IPB pada tanggal 10 dan 11 November 2014, yaitu Ir. Anita Handayani. IPB merupakan salah satu dari 13 simpul jaringan pemula sejak SIKN dan JIKN diperkenalkan pada bulan September tahun 2013. Pada tanggal 24 September 2014 di Hotel de Rivier–Jakarta, IPB dan 11 simpul jaringan pemula yang lain mendapat penghargaan dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas partisipasi aktifnya dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN. Kedua belas simpul jaringan yang telah terdaftar tersebut adalah: ANRI, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, BPAD Provinsi Banten, Unit Kearsipan IPB, BPAD Aceh, Kantor Arsip Kabupaten Bantul, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Sukabumi, BPAD Kota Denpasar, BPAD Kabupaten Lamongan, BPAD Kabupaten Banyuasin, KPPDE Pemerintah Kota Cimahi, serta Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bogor. Saat ini,KPAD Kota Bukittinggi telah bergabung dan terdaftar menjadi simpul jaringan sejak tanggal 16 Oktober 2014, sehingga jumlah simpul menjadi 13 simpul jaringan.

[Baca sisa dari artikel ini...]

01

Kunjungan Kepala Seksi Pengembangan Evaluasi (Thiara Isnastiti, SE) dan Pelaksana Seksi Pengembangan dan Evaluasi (Niwi Sukengtias Utami) dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi pada hari Rabu, 3 September 2014 dalam rangka konsultasi aplikasi SIKN dan JIKN, diterima oleh Bayu Kurniawan, S.Kom (Pranata Komputer), Erni Budiyanti, S.Kom (Arsiparis), dan Zulfa Asriani, A.Md (Arsiparis). Dalam kunjungan tersebut, kedua pejabat menyampaikan bahwa dukungan pimpinan daerah dalam hal ini Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi sangat positif untuk kemajuan pengelolaan arsip berbasis TIK.

Pada kesempatan yang sama, Tim ANRI menyampaikan tentang tugas pokok dan tanggung jawab ANRI di bidang kearsipan, khususnya dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN secara nasional. Fungsi SIKN dapat digunakan untuk menyimpan data dan informasi lainnya selain kearsipan, serta sebagai backup untuk melindungi dan menyelamatkan arsip. Sementara, fungsi JIKN dapat digunakan untuk meningkatkan akses dan layanan informasi kearsipan kepada masyarakat.

[Baca sisa dari artikel ini...]

01
KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP KABUPATEN ACEH TENGAH BERKUNJUNG KE PUSAT JARINGAN INFORMASI SIKN DAN JIKN

Kunjungan Muzaffarsyah, S.Sos dan Andhy, S.ST. dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Aceh Tengah ke ANRI pada tanggal 30 September 2014 diterima oleh Armen Hasanuddin (Arsiparis) dan Erni Budiyanti (Arsiparis). Kedua pegawai tersebut menyampaikan maksud kunjungan kerjanya dalam rangka menindaklanjuti Surat Kepala ANRI Nomor IK.00.03/1839A/2012 tanggal 28 Desember 2012 tentang Penyelenggaraan SIKN dan JIKN. Kemudian, Tim ANRI memberikan penjelasan mengenai infrastruktur teknis penyelenggaraan SIKN dan JIKN serta manfaat SIKN dan JIKN. Melalui penjelasan ini diharapkan KPAD Kabupaten Aceh Tengah dapat turut serta berpartisipasi aktif dalam SIKN dan JIKN pada tahun 2015.

[Baca sisa dari artikel ini...]

26
RAKORNAS SIKN DAN JIKN TAHUN 2014

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SIKN dan JIKN yang diselenggarakan oleh ANRI setiap tahun, sebagaimana diamanatkan pada Pasal 121 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan merupakan kegiatan koordinasi fungsional dan koordinasi temu jaringan dalam satu kesatuan JIKN. Maksud penyelenggaraan Rakornas SIKN dan JIKN tahun 2014 ini adalah untuk mencanangkan implementasi SIKN dan JIKN. Tujuannya adalah untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien, melalui penyediaan informasi kearsipan secara online.

Rakornas SIKN dan JIKN di selenggarakan pada tanggal 23–25 September 2014 di Hotel de Rivier Jakarta, yang berlokasi di Jl. Kali Besar Nomor 44-46, Jakarta Barat. Tema Rakornas SIKN dan JIKN Tahun 2014 adalah“Pemantapan Implementasi SIKN dan JIKN untuk Mewujudkan Akuntabilitas Manajemen Penyelenggaraan Negara dan Ketersediaan Arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa”. Peserta Rakornas berjumlah 145 orang yang berasal dari Kementerian/Lembaga, pemerintahan daerah provinsi dan kabupaten/kota, perguruan tinggi negeri, BUMN, dan ANRI.

[Baca sisa dari artikel ini...]

19
BIMBINGAN TEKNIS LANJUTAN UNTUK BPAD PROVINSI BANTEN

Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelola SIKN dan JIKN di lingkungan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten, ANRI menerima kunjungan 4 pegawai BPAD Provinsi Banten pada tanggal 18 September 2014. Mereka adalah Rizal, SIP, Rahmat Hapidin, Tb. Danny Imtichany,dan Andre Suhardiman. Penerimaan kunjungan yang disertai dengan pemberian bimbingan teknis (bimtek), dilaksanakan oleh Bayu Kurniawan (Pranata Komputer), Erni Budiyanti (Arsiparis), Ninda Tiara (Arsiparis),dan Zulfa Asriani (Arsiparis). Pemaparan dalam bimtek terkait dengan infrastruktur teknis penyelenggaraan SIKN dan JIKN, manfaat SIKN dan JIKN, kategori akses, serta penyimpanan data.

[Baca sisa dari artikel ini...]

19
WORKSHOP SIKN DAN JIKN UNTUK 7 SIMPUL JARINGAN BARU

Partisipasi aktif 7 simpul jaringan SIKN dan JIKN yang baru sekarang sudah muncul dalam website JIKN. Ketujuh simpul jaringan tersebut adalah: Kantor Arsip Kabupaten Bantul, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Sukabumi, BPAD Kota Denpasar, BPAD Kabupaten Lamongan, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin, KPPDE Pemerintah Kota Cimahi, dan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bogor.

Sebagai peraih predikat “Kabupaten/Kota Paling Digital”, 8 kabupaten/kota telah menerima penghargaan bergengsi Indonesia Award Society Award (IDSA) yang diselenggarakan oleh Mark Plus dengan dukungan penuh Kementerian Komunikasi dan Informatika serta PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM). ANRI bekerja sama dengan TELKOM mengadakan workshop SIKN dan JIKN untuk 8 kabupaten/kota, dalam rangka bergabung menjadi simpul jaringan, pada tanggal 15–18 September 2014 di Hotel Fave, Kemang, Jakarta Selatan. Sebagai salah satu kota peraih penghargaan IDSA, Kota Bukittinggi berhalangan hadir dalam workshop tersebut. Direncanakan, Kota Bukittinggi akan menyusul bergabung dalam SIKN dan JIKN.

[Baca sisa dari artikel ini...]

08
PENGEMBANGAN SIKN DAN JIKN TAHUN 2014

Penyelenggaraan JIKN secara nasional oleh ANRI, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, berfungsi untuk meningkatkan akses dan mutu layanan kearsipan kepada masyarakat, kemanfaatan arsip bagi kesejahteraan rakyat dan peran serta masyarakat dalam bidang kearsipan. Dalam mendukung terwujudnya fungsi tersebut, ANRI bekerjasama dengan PT Telkom terus-menerus mengembangkan aplikasi SIKN dan website JIKN.

[Baca sisa dari artikel ini...]

11
MAGANG APLIKASI SIKN BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI ACEH SEBAGAI SIMPUL JARINGAN

Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Aceh sebagai salah satu Lembaga Kearsipan Provinsi yang akan menjadi simpul jaringan dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN, melaksanakan magang aplikasi SIKN dan website JIKN pada tanggal 2 Juni sampai dengan 3 Juni 2014.

Kegiatan magang aplikasi SIKN yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Aceh berjumlah 9 (Sembilan) orang peserta (Bp. Arkian, Bp. Didi Setiadi, Ibu Susanna, M. Nizar, Hendra Mirza, Rizki Ariadi, Ardani,Rizki Hadayatullah dan Hendra Julian) yang di laksanakan di Laboratorium SIKN dan JIKN Arsip Nasional RI.

[Baca sisa dari artikel ini...]

14
PELATIHAN “PERFORMANCE AND MONITORING SERVER“  DALAM RANGKA MENDUKUNG PENINGKATAN SDM PENYELENGGARA SIKN DAN JIKN DI ANRI
Penyelenggaraan Pelatihan "Performance and Monitoring Server" pada tahun 2014 merupakan salah satu upaya ANRI, yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Informasi (Pusat Jibang SIK), untuk menyinergikan kemampuan dan langkah-langkah dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan nasional untuk mendukung kegiatan pemerintahan dan pembangunan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi kearsipan.

[Baca sisa dari artikel ini...]

14
TIM DARI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH  PROVINSI BANTEN MENGADAKAN KUNJUNGAN  KE PUSAT JARINGAN NASIONAL SIKN DAN JIKN
BPAD Provinsi Banten sebagai salah satu simpul jaringan pertama dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN secara nasional telah melakukan kerjasama dengan PT. Telkom, Tbk untuk sewa online storage sejak tahun 2013, untuk menunjang penyelenggaraan SIKN dan JIKN, Pada Tanggal 13 Februari 2014 tim pelaksana BPAD Provinsi Banten melakukan bimbingan teknis SIKN dan JIKN di kantor Arsip Nasional Republik Indonesia yang diterima oleh Kepala Bidang Pengolahan Data SIK, M. Rustam dan Kepala Bidang Penyajian SIK, Desi Pratiwi. Rencananya bulan April 2014 BPAD Provinsi Banten akan menyelenggarakan Workshop SIKN dan JIKN untuk 30 peserta SKPD Provinsi Banten.

Manfaat yang dapat diperoleh dari penyelenggaraan SIKN dan JIKN adalah kemudahan bagi setiap instansi melalui e-records dan e-archives dalam memberikan layanan informasi kearsipan kepada masyarakat sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

[Baca sisa dari artikel ini...]

12
SOSIALISASI SIKN DAN JIKN DI KANTOR ARSIP INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)

Dalam rangka menindaklanjuti Rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional SIKN dan JIKN tanggal 19 Oktober 2013 di D.I. Yogyakarta yang bertema "Implementasi Penyelenggaraan SIKN dan JIKN dalam rangka Mendukung Pengembangan E-Government ", Kantor Arsip Institut Pertanian Bogor (IPB) berencana menjadi salah satu percontohan untuk penyelenggaraan SIKN dan JIKN di lingkungan perguruan tinggi.

Kantor Arsip IPB merupakan salah satu simpul jaringan pada penyelenggaraan SIKN dan JIKN secara nasional seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Sebagai simpul jaringan, Kantor Arsip IPB perlu berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN, sehingga informasi kearsipannya dapat diakses oleh masyarakat secara mudah di mana pun berada sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

[Baca sisa dari artikel ini...]